Sabtu, 05 Juni 2010

Star Si Kantong Plastik dan Woody Si Dompet Kulit by: Dee

Star. Karena badannya yang lembek dan tipis, Woody sering mengejeknya. Sesekali Ia melawan tapi Ia hanyalah kantong plastik yang lemah, yang dengan sekali dorong Ia bisa terbang sampai beberapa meter. Tak ada yang menemaninya, hanya Lani uang seratus ribuan yang sudah usang dan beberapa uang logam berkulit hitam.

Suatu hari, Star dan Woody diletakkan pada meja yang sama. Woody begitu bangga memperlihatkan badannya yang berkilauan terkena sinar lampu. Mempertontonkan setiap lekuk tubuhnya pada setiap uang betina yang menggilainya.

“Hi cantik! Kau suka padaku?”betapa Woody sangat pandai membuat mereka mati lemas karena pesonanya.

“Hi Lani! Kau memang tak cantik tapi kau berharga, apa kau tak mau tidur dengan nyaman di dalam tubuhku yang hangat?” goda Woody pada Lani yang duduk di sebelah Star dan yang lainnya.

“Tidak. Terima kasih.”gemerisik Lani tanpa menatap Woody.

“Oh, tentu. Kau kan lebih suka tidur kedinginan dalam kantong plastik rongsokan temanmu itu. Hahaha...”Woody membusungkan dadanya begitu tinggi dan diikuti tawa istri-istrinya. Star hanya bisa menunduk kempis.

“Ya, aku memang rongsokan, beda denganmu.”

“hahaha...”sekali lagi tawa Woody membuat Star semakin kempis seperti kertas.

“kau memang beda dengan Woody. Kau lebih baik.” hibur uang logam berkulit hitam diikuti dengan senyum Lani.

“Terima kasih.” Star membuka mulutnya sangat lebar mempersilahkan Lani dan lainnya masuk untuk tidur. Begitu juga gadis-gadis Woody yang sudah berbaring rapi di tubuhnya.

**

Dua orang bertutup kepala masuk kedalam kamar dengan mengendap-endap dan mengambil Woody serta uangnya. Lalu mereka kabur secara diam-diam. Woody telah dicuri tapi Lani dan uang logam berkulit hitam selamat berkat Star. Mereka sangat bangga memiliki Star.##Ende

Tidak ada komentar:

Posting Komentar