Minggu, 11 Juli 2010

sial! (episod 2)

baru kemarin..... (kalu gak salah, lupa)

gw sama sepupu gw. gw sebutin namanya biar jelas. DWI SELLA PURNAMASARI. ikut snmptn lagi di akbid borneo medistra balikpapan. yupssss..... gw sama dia. dan kita dapet bangku di paling depan. candle light dinner lah kita sama pengawasnya. (selamat ya)

kurang lebih 3 jam juga kita ngerjain 100 soal disana.

pengumumannya.
dia dapat perinkat 5.
gw 2...... 2 mennnn..... dari 183 orang, gw dapet peringkat 2... HAHA (ketawa setan)

jelas gw gak ambil. gw udah di trima di poltekes. (negeri loh)

dan lu tau apa yang di bilang kakak gw di rumah?

kakak ipar gw : wuihhhh.... dapet ranking 4... (ranking? emang sekolah. salah lagi... bikin malu) seneng nggak dapet ranking 4 Ri?

sepupu gw : hehehehe.........
kakak gw : kemarin waktu di samarinda kamu lagi sakit perut ya?
sepupu gw : ya iyalah sakit perut. orang lagi dapet duduknya gak ada senderannya lagi..... (hellow gw juga sakit perut! dan lu gak perlu nyalahin perut buat alesan lu gak lulus. gak penting. GET IT???!!!!)

kakak gw : tuh. coba kemarin gak sakit perut pasti lolos........ (WHAT THE HELL!!!!!!!!!!!!!)

sial!

gw jadi inget......

waktu itu gw sama sepupu gw lagi ikut snmptn akbid di poltekes samarinda.
dengan susah payah gw ngerjain 100 soal. sakit perut pula. dan gw belum belajar biologi. akirnya seleseilah 3 jam gw ngerjain tuh soal. dan dateng kakak gw ngajakin pulang padahal kan gw mw jalan-jalan. *jenkel!

di perjalanan pulang kita makan rame-rame lah ceritanya. gw masih inget kita makan di mie jogja samarinda. dan semua orang pesen mie goreng kecuali gw.

tiba-tiba om gw nyeletuk....
om : gimana tadi, bisa ngerjain tho nggak? (dengan logat medoknya)
anaknya : akh! gak tau aku... susah semua... (yah! kurang lebih begitu)
om : hehehe.... yang kategori ranking z bilang susah apalagi yang.....hahahaha(nada ngejek) *WOY OM! gw tau yang lo maksud tuh sapa!!!!!!!* bodohnya gw cuma bisa diam.

-selesai makan mie jogja.... *asal lo tau mie jogja gak seenak namanya. gak karna perut gw yang sakit atau emang gak enak*-

om : loh, kenapa mienya gak dihabiskan? (tanya si om ke gw)
gw : hehe (senyum gak iklas)... udah kenyang....... (dan gw masih sakit perut)

gw berharap dengan gw makan mie jogja ini bakal nyembuhin sakit perut gw. dengan ELO (om) yang ngomong kayak gitu. gimana gw bisa makan enak. ELO (om) nambah bikin sakit perut gw makin menjadi-jadi TAU!!!!!

dan. u know what?????

gw lulus tes tulis.
anaknya (si om) enggak!.....

RASAKAN!!!!!! hukum alam masih berlaku...... HAHA (ketawa ala setan)

Kamis, 01 Juli 2010

....

besuk tes kes.....
gak ada apapun yang bisa gw lakuin lagi sekarang....
tinggal berdoa....dan menunggu...
apapun yang gw dapet nantinya...
gw tau Tuhan, ini yang lebih baik....

anak jaman sekarang....

kata BANGSAT, BRENGSEK, ANJING jadi makanan sehari-hari.........

saat inilah gw pingin mereka semua mati..........

Sabtu, 05 Juni 2010

Aku Datang Membawa Doa

Aku berlari dalam malam.
Tanpa alas kaki, tanpa tau apa yang ada di depanku.
Gelap. Bahkan bulan dimakan nama malam sendiri
Tanpa sisa. Detak jantung menjadi irama setiap langkahku
Menjalar dengan darah menuju otak lalu ke mata.
Ya, detak itu kini ada di mataku.
Menjadi dosa dalam dirinya sendiri.
Aku terus berlari. Tak berasa rumput pada kaki ini
Bukan tanah, beton, aspal aatau keramik.
Sesuatu yang halus dan kuat.
Tidak. Bukan kayu.
Entahlah. Kadang sesuatu yang tajam dan berduri.
Kadang bara yang terlarut panas tapi tak membuat terbakar.
Kadang air yang bahkan aku sendiri tak tau apa rasanya.
Semua hal itu membuatku lelah.
Berlari di tengah malam dan tak tak tau dimana ujungnya.
Aku lelah. Terlalu lelah. Bahkan untuk bernafas sekalipun.

***

Terdengar satu ketukan ringan dan memanggil. Satu ketukan lagi.
Lagi. Lagi. Dan banyak lagi.
Bergandengan menyusun lagu lirih tak berlirik dan tak berlarik.
Saling menarik mencubit menarik.
Kini aku berputar. Berputar. Berputar.
Lalu berputar dan berputar lagi.
Meninggalkan aroma kekalahan dan kelelahan yang perlahan menjadi kepakan kasar dan
kaok-an parau hitam gagak yang telah lama bersemayam di jiwa.
Menggerogoti setiap rusuk. Lama. Hingga busuk.
Aku terus berputar. Sampai pada sungai yang akan menghanyutkanku pada sebuah ujung.
Mengalirkan dongeng yang membuat nyaman dan damai.

***

Dimana kakiku?
Dimana tanganku?
Dimana mataku?
Dimana?!
Kini aku seonggok asa dengan jantung menggantung dan berlambai-lambai diterpa angin.
Masuk ke bagian paling dalam dan intim di dasar relung hati.
Oh. Ini bukan aliran sungai. Tapi aliran air mata.
Dan bagus saja. Aku tidak bisa berlari lagi.

***

Aku mencium bau pantai. Tapi hidungku tak disini.
Aku merasakan ada yang menggigiti bokongku. Sakit sekali.
Aku mendengar suara memanggilku. Tapi telingaku tak disini.
Ada lagi. Semakin dekat. Hampir dekat. Dekat. Sangat dekat.
Hingga menabrakku dan menjatuhkanku ke dasar sungai.
Dan jatuh lebih dalam lagi.
Menuju ruang kosong yang menyilaukan.
Mempertemukan aku dengan Tuhan.
Apakah ini ujung?
Suara itu ada lagi. hampa dan tak bernyawa
Aku lelah. Lelah yang sangat panjang melebihi untaian dongeng telur dan ayam yang saling mengaku menjadi makhluk pertama.
Kalau ini memang ujung.
Tuhan aku datang membawa doa, memohon kematianku.

***

Putih tak jadi putih.
Malam tak jadi malam.
Angin menghempas jantung mengikis asa.
Tinggallah aku yang jadi abu. Benar.

***

Kau Itu...

Kau Itu…..

Kau itu laki-laki. Bukan kapas tak bernoda berlambang cinta bersayap kesucian. Bernyanyi melodi halus bernada sopan. Mengusirku. Tetap saja.

Kau itu laki-laki. Berpundak lapang berhati luas. Aku bernyanyi lagu lama bernada ‘aku membutuhkanmu’. Hanya dengarkan. Itu saja.

Star Si Kantong Plastik dan Woody Si Dompet Kulit by: Dee

Star. Karena badannya yang lembek dan tipis, Woody sering mengejeknya. Sesekali Ia melawan tapi Ia hanyalah kantong plastik yang lemah, yang dengan sekali dorong Ia bisa terbang sampai beberapa meter. Tak ada yang menemaninya, hanya Lani uang seratus ribuan yang sudah usang dan beberapa uang logam berkulit hitam.

Suatu hari, Star dan Woody diletakkan pada meja yang sama. Woody begitu bangga memperlihatkan badannya yang berkilauan terkena sinar lampu. Mempertontonkan setiap lekuk tubuhnya pada setiap uang betina yang menggilainya.

“Hi cantik! Kau suka padaku?”betapa Woody sangat pandai membuat mereka mati lemas karena pesonanya.

“Hi Lani! Kau memang tak cantik tapi kau berharga, apa kau tak mau tidur dengan nyaman di dalam tubuhku yang hangat?” goda Woody pada Lani yang duduk di sebelah Star dan yang lainnya.

“Tidak. Terima kasih.”gemerisik Lani tanpa menatap Woody.

“Oh, tentu. Kau kan lebih suka tidur kedinginan dalam kantong plastik rongsokan temanmu itu. Hahaha...”Woody membusungkan dadanya begitu tinggi dan diikuti tawa istri-istrinya. Star hanya bisa menunduk kempis.

“Ya, aku memang rongsokan, beda denganmu.”

“hahaha...”sekali lagi tawa Woody membuat Star semakin kempis seperti kertas.

“kau memang beda dengan Woody. Kau lebih baik.” hibur uang logam berkulit hitam diikuti dengan senyum Lani.

“Terima kasih.” Star membuka mulutnya sangat lebar mempersilahkan Lani dan lainnya masuk untuk tidur. Begitu juga gadis-gadis Woody yang sudah berbaring rapi di tubuhnya.

**

Dua orang bertutup kepala masuk kedalam kamar dengan mengendap-endap dan mengambil Woody serta uangnya. Lalu mereka kabur secara diam-diam. Woody telah dicuri tapi Lani dan uang logam berkulit hitam selamat berkat Star. Mereka sangat bangga memiliki Star.##Ende

Si Pohon Tua by: Dee

Seperti siang-siang sebelumnya, siang inipun matahari begitu terik membakar kulit Si Pohon Tua di pekarangan rumah Endy.

“Tak bisakah Ibu membiarkan kami jatuh?” kata Emil si daun yang bertengger pada batang Si Pohon Tua.

“Tidak.” kata Si Pohon Tua serak karena kehausan.

“Demi kebaikan Ibu.” kata Tedy si daun lainnya.

“Kalau tidak Ibu akan mati.” lalu berpuluh-puluh daun itu menjatuhkan dirinya ke tanah.

“Tidaak.”Si Pohon Tua menangis meronta sementara tenggorokannya semakin kering. Satu per satu daunnya gugur ke tanah. Kini ia semakin gundul.

“Lalu apa kalian tega membiarkan ibu kedinginan setiap malam menunggu daun-daun ibu tumbuh setengah musim hujan nanti?” Si Pohon Tua terus menangis sementara kulitnya semakin mengering dan mengelupas. Akhirnya Emil dan lainnya tidak sanggup meninggalkan Si Pohon Tua. Mereka pun mengering bersamaan seiring berjalannya waktu.

**

“Ibu, pohon ek kita mati.” kata Endy di bawah Si Pohon Tua.

Ende

poly dog


Kamis, 03 Juni 2010

caroline





what do u think????
iseng dan kurang kerjaan...
hasilnya...lumayan...

Senin, 24 Mei 2010

hari kelulusan VS adek gw....


ini adek saya......
maksud saya keponakan tapi adek....

akh...sudahlah.....
saya memanggil dia adek dan dia memanggil saya mbak........

si gendut begitu panggilannya.....

si gendut yang nakal.......

tapi bagi gw dia itu teman bukan adek ataw keponakan. pemikirannya dewasa meskipun dia baru umur 3 tahun...

pernah waktu itu dia ikut gw ambil pengumuman kelulusan.....
hal corat coretan baju wajar dunk.....
anak anak pada rame bawa spidol sama piloks. dia diem z ngeliatin...eh, pas giliran gw yang corat-coret baju, dia malah nangis........
adek gw : "jangan!!! jangan di coret bajunya....nanti jelek..."
gw : " loh! kenapa? kan bagus ada gambarnya...(sambil ngikik)"

eh tau-tau dia nangis...kenceng lagi......waduh!.....

gw : " gak apa-apa. satu z ya? satu z ya?" ( gw ngerayu....)

abis gw ngerayu abis-abisan. baru deh dia mau... satu z yah, katanya.

hahaha......aseek! gw berhasil ngerayu....uhuy! jadilah sekarang baju gw kayak gini.....

tolooong....

tolong donk sapa yang udah pernah ikut tes snmptn di akbid kasih tw gw gmn soalnyaaa.....

paling enggak prediksinya azah.........

*sujud sambil nangis darah*

snmptn bikin pusing.....

tanggal 23 juni bulan depan gw akan mengikuti snmptn d poltekes samarinda.......

duh!!!! bikin pusing......

makanya sekarang gw cari cari soal di yahoo. moga z ada yang nyantol.....

shrek forever after


pingin banguueeeettt nonton ini pilm....

kapan ya bisa nonton??????

sapa yang mau gw ajak nonton ini pilm??????

ayo donk ayo donk kita nontoooooonnnn......

mumpung lagi liburann..

saya anak baru...

hiiiiiiii..........

dalam hal blog-mengeblog saya memang baru....
entah mengapa saya jadi ingin mengeblog....
mohon bantuannya...

lanjutkan.... :D