softor (sahabat softo) semua, kalo ngomongin dunia penulisan emang gak ada batas bingungnya. banyak ancaman yang harus ditemui para penulis pemula. padahal ide-ide fresh inilah datangnya dari para penulis pemula (menurut saya).
saya sendiri sempat mengalami hal tersebut softor, bahkan sampai sekarang. beberapa hari kemarin saya telah menjadi member di salah satu forum penulis. fiturnya mantab sof, apalagi member-membernya, beuh!!! tapi saya malah mati gaya, mati kata dan mati ide sof disana. mereka banyak ngomongin EYD dan teman-temannya. mereka bahkan mengoreksi soal gaya penulisan (salah seorang member). hey!!! bukannya setiap penulis harus punya gaya ya sof?? saya hanya menelan ludah waktu itu dan saya merasa minder untuk memposting tulisan saya di forum itu. (bahkan sampai sekarang)
tapi saya ingat beberapa quote dari buku yang pernah saya baca, seperti ini:
" saat kita menulis, lupakan semua masalah yang mengganjal hati dan pikiran kita, lupakan semua aturan-aturan yang membebani (EYD, dll) lupakan pikiran-pikiran buruk tentang tulisan yang akan kita hasilkan nantinya, (seperti : bagus gak ya cerpen gw?) LUPAKAN!!! menulislah dengan buruk, jangan memaksa diri untuk menulis dengan baik. karena dari tulisan yang buruk itulah softor bisa menghasilkan karya yang bagus." (ya, begitulah intinya..)
ada lagi,
" wajar jika tulisan anda berantakan, karena anda adalah penulis, bukan editor. anda hanya berkewajiban menuangkan ide kedalam tulisan..." (ya, begitulah kira-kira)
lagi,
"tidak ada tulisan yang sempurna..." (ya, begitulah kira-kira...)
ya,,,, quote-quote inilah yang menguatkan saya,,, jadi tulislah apa yang ada dipikiran softor semua, apapun itu, softor lagi bete, cukup tulis bete di kertas softor. lagi gak ada ide, tulis softor gak ada ide. gampang kan. tulislah sof,,, tulis. dari sekarang!!!
saya pernah membaca beberapa buku dari "dewi dee lestari" dan "tere-liye" (maap) saya tidak bermaksud mengatakan bahwa novel mereka jelek, hanya saja saat saya membaca novel tersebut, entah kenapa saya menjadi ngantuk dan bosan. sungguh. kalimatnya rumit dan alurnya ribet. belum lagi kalimatnya yang menurut saya bertele-tele, alhasil saya baru sampai pada bab ke 10 dan ogah untuk melanjutkan membaca. apakah hanya saya yang seperti ini? atau softor juga? kalau iya, maka saya dapat menyimpulkan bahwa, "tulisan bagus itu belum tentu berharga (bisa dinikmati semua lapisan masyarakat, bukan hanya ahli sastra semata sof)"
semuanya terserah softor saja. mau menulis tulisan yang bagus atau yang berharga. keduanya akan lebih baik. mari toss untuk penulis pemula!!!!!! HUP HUP RIA!!!
ps: tunggu kelanjutan cerita saya di forum penulis ya sof!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar